Makassar, 23/07/2026 — Dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) turut berpartisipasi dalam The 2nd International Conference on Sustainable and Democratic Governance (ICoSDEG) 2026, yang dilaksanakan pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Gammara Makassar, Sulawesi Selatan.
Kedua dosen tersebut adalah Inka Nusamuda Pratama, S.IP., M.IP. dan Dr. Siti Atika Rahmi, S.AP., M.AP. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari komitmen FISIPOL UMMAT dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik dosen sekaligus memperluas jejaring dan kolaborasi di tingkat internasional.
Konferensi internasional tersebut menjadi ruang akademik bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk bertukar gagasan mengenai berbagai isu strategis terkait sustainable dan democratic governance, termasuk tantangan pembangunan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan, teknologi, lingkungan, serta pengembangan kebijakan publik.
Bagi FISIPOL UMMAT, keterlibatan dosen dalam forum ilmiah internasional memiliki arti penting dalam penguatan budaya akademik dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Partisipasi tersebut tidak hanya memberikan kesempatan untuk memperoleh wawasan dan perspektif baru, tetapi juga membuka peluang kerja sama penelitian, publikasi ilmiah, serta jejaring akademik dengan berbagai institusi.
Keikutsertaan Inka Nusamuda Pratama, S.IP., M.IP dan Dr. Siti Atika Rahmi, S.AP., M.AP sekaligus menunjukkan kontribusi akademisi FISIPOL UMMAT dalam menghadirkan perspektif ilmu sosial dan politik dalam diskursus pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.
Forum tersebut juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan gagasan dan pengalaman akademik dari Indonesia, khususnya dari Nusa Tenggara Barat, dalam ruang diskusi global. Pertukaran pengetahuan yang berlangsung diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan penelitian dan pembelajaran di lingkungan FISIPOL UMMAT.
Melalui partisipasi aktif dalam konferensi internasional, FISIPOL UMMAT terus berkomitmen untuk memperkuat kualitas akademik, mendorong produktivitas penelitian dan publikasi, serta membangun kolaborasi yang lebih luas. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya institusi pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan berjejaring secara global.