+62876599923 [email protected]

Mataram, 17 Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama para mitra resmi akan menyelenggarakan SEMDIGOV (Seminar Nasional Digital Governance) 2026, sebuah forum ilmiah nasional yang mengangkat isu transformasi tata kelola pemerintahan di era digital. Kegiatan ini akan berlangsung pada 16–17 Juli 2026 dengan konsep hybrid, yaitu secara luring di favehotel Langko Mataram dan secara daring melalui Zoom Meeting.

Mengusung tema “Transformasi Digital Berbasis Informasi dan Masa Depan Demokrasi: Mengurai Dinamika Kekuasaan, Tata Kelola, dan Ekosistem Sosial Ekonomi”, SEMDIGOV 2026 menjadi ruang akademik yang mempertemukan peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, serta para pengambil kebijakan untuk mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang transformasi digital di Indonesia.

Ketua Panitia SEMDIGOV 2026, Inka Nusamuda Pratama, menyampaikan bahwa seminar nasional ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan inovasi yang mampu mendukung penguatan tata kelola pemerintahan digital di Indonesia.

“SEMDIGOV 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya akademisi, pemerintah, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk bertukar gagasan serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi digital,” ujar Inka Nusamuda Pratama.

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram yang diwakili oleh Sekretaris Rektor II, Dr. Sahril, S.Pd., M.Pd., dijadwalkan memberikan Welcoming Speech pada pembukaan kegiatan.

Selain keynote speaker, SEMDIGOV 2026 juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang memiliki kompetensi di bidang pemerintahan digital, demokrasi, kebijakan publik, dan inovasi, yaitu:

  • Prof. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. – Universitas Gadjah Mada.
  • Prof. Dr. phil. Ridho Al-Hamdi, M.A. – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
  • Dr. Prakoso Bhairawa Putera, S.IP., M.A., Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Dr. Agus, S.Sos., M.Si. – Universitas Islam Negeri Mataram.
  • Dr. Iwan Tanjung Sutarna, S.IP., MPA. – Dekan FISIPOL Universitas Muhammadiyah Mataram.

Kehadiran para tokoh nasional tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif mengenai perkembangan demokrasi digital, tata kelola pemerintahan, inovasi kebijakan publik, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan nasional.

SEMDIGOV 2026 membuka kesempatan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan aparatur pemerintah dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi melalui Call for Papers. Adapun ruang lingkup pembahasan meliputi:

  1. Transformasi Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan dan Demokrasi Digital.
  2. Politik Informasi dan Dinamika Kekuasaan di Era Digital.
  3. Politik Elektoral dan Partisipasi Publik di Era Digital.
  4. Kebijakan Publik dan Regulasi Digital dalam Perspektif Politik.
  5. Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi dan Data.
  6. Ekonomi Digital, Bisnis, dan Transformasi Model Ritel Modern.
  7. Manajemen Informasi dan Literasi Digital dalam Masyarakat Pengetahuan.
  8. Peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dan Big Data dalam Pengambilan Kebijakan Publik.
  9. Ketahanan Sosial-Ekonomi dalam Ekosistem Digital.
  10. Etika, Regulasi, dan Keamanan Informasi dalam Transformasi Digital.

Peserta yang mengikuti seminar tidak hanya memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dengan para pakar nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk memublikasikan karya ilmiahnya. Artikel yang dinyatakan lolos seleksi akan diterbitkan pada prosiding ber-ISSN, book chapter ber-ISBN, serta jurnal ilmiah terindeks SINTA 3, SINTA 4, dan SINTA 5, sesuai hasil proses review dan kebijakan masing-masing jurnal tujuan.

Pendaftaran dan pengiriman abstrak dibuka mulai 20 April hingga 5 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan pengiriman naskah lengkap serta proses administrasi sebelum pelaksanaan seminar pada 16–17 Juli 2026.

Selain itu, penyelenggara juga membuka kesempatan bagi perguruan tinggi dan berbagai institusi untuk bergabung sebagai Co-Host dengan berbagai manfaat, di antaranya memperoleh sertifikat institusi, sertifikat presenter, sertifikat moderator sesi paralel, serta berbagai fasilitas publikasi sesuai dengan ketentuan penyelenggara.

Melalui penyelenggaraan SEMDIGOV 2026, Universitas Muhammadiyah Mataram berharap dapat memperkuat budaya riset, memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi, serta menghasilkan rekomendasi ilmiah yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan tata kelola pemerintahan digital di Indonesia.